Wajibkah
Umroh?
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta
alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Kita sudah tahu dan jelas bagaimana
hukum menunaikan ibadah haji. Namun bagaimanakah hukum menunaikan ibadah umroh,
yang di dalamnya ada dua ritual ibadah utama yaitu thowaf mengelilingi ka’bah
dan sa’i antara Shofa dan Marwah?
Dalam masalah ini ada khilaf (silang
pendapat) di antara para ulama. Ulama Malikiyah, kebanyakan ulama Hanafiyah
berpendapat bahwa ‘umroh itu sunnah muakkad, yaitu ‘umroh sekali seumur hidup.
Sedangkan sebagian ulama Hanafiyah
lainnya berpendapat bahwa ‘umroh itu wajib sekali seumur hidup karena menurut
istilah mereka sunnah muakkad itu wajib.
Pendapat yang paling kuat dari Imam
Syafi’i, juga menjadi pendapat ulama Hambali, ‘umroh itu wajib sekali seumur
hidup. Imam Ahmad sendiri berpendapat bahwa ‘umroh tidak wajib bagi penduduk
Makkah karena rukun-rukun ‘umroh yang paling utama adalah thowaf keliling
Ka’bah. Mereka, penduduk Makkah, sudah sering melakukan hal ini, maka itu sudah
mencukupi mereka.
![]() |
| 0813 2839 7279 Paket umroh ramadhan 2017 surabaya |
حديث جابر بن عبد اللّه رضي الله عنهما قال
: « سئل رسول اللّه صلى الله عليه وسلم عن العمرة أواجبة هي ؟ قال : لا ، وأن تعتمروا
هو أفضل » .
Hadits Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu
‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya
mengenai ‘umroh, wajib ataukah sunnah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
menjawab, “Tidak. Jika engkau berumroh maka itu afdhol.” (HR. Tirmidzi no. 931,
sanad hadits ini dho’if sebagaimana kata Syaikh Al Albani)
وبحديث طلحة بن عبيد اللّه رضي الله عنه :
« الحجّ جهاد والعمرة تطوّع » .
Hadits Tholhah bin ‘Ubaidillah
radhiyallahu ‘anhu, “Haji itu jihad dan ‘umroh itu tathowwu’ (dianjurkan).”
(HR. Ibnu Majah no. 2989, hadits ini dho’if sebagaimana kata Syaikh Al Albani)
Sedangkan ulama Syafi’iyah dan Hambali
berpendapat bahwa ‘umroh itu wajib sekali seumur hidup dengan alasan firman
Allah Ta’ala,
وَأَتِمُّواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّهِ
“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan
‘umrah karena Allah.” (QS. Al Baqarah: 196). Maksud ayat ini adalah
sempurnakanlah kedua ibadah tersebut. Dalil ini menggunakan kata perintah, hal
itu menunjukkan akan wajibnya haji dan umroh.
Juga dalil lainnya adalah,
وبحديث عائشة رضي الله تعالى عنها قالت :
« قلت : يا رسول اللّه هل على النّساء جهاد ؟ قال : نعم ، عليهنّ جهاد لا قتال فيه
: الحجّ والعمرة » .
Dengan hadits ‘Aisyah radhiyallahu
‘anha, ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?”
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa
ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah no.
2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani). Jika wanita saja
diwajibkan ‘umroh karena itu adalah jihad bagi wanita muslimah, lantas
bagaimanakah dengan pria?
Pendapat yang terkuat dalam hal ini,
‘umroh itu wajib bagi yang mampu sekali seumur hidup. Sedangkan pendapat yang
menyatakan hukumnya sunnah (mu’akkad) berdalil dengan dalil yang lemah (dho’if)
sehingga tidak bisa dijadikan hujjah. Jadi bagi yang mampu, sekali seumur hidup
berusahalah tunaikan umroh. Namun perlu diketahui bahwa ibadah ‘umroh ini bisa
langsung ditunaikan dengan ibadah haji yaitu dengan cara melakukan haji secara
tamattu’ atau qiran. Karena dalam haji tamattu’ dan haji qiran sudah ada ‘umroh
di dalamnya. Wallahu a’lam.
Moga Allah beri kita kemudahan dalam
setiap ibadah.
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi
tatimmush sholihaat.
Reference: Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah,
index: ‘Umroh, 30/314, terbitan Kementrian Agama dan Urusan Islam, Kuwait
Riyadh-KSA, 16 Rabi’uts Tsani 1432
(21/03/2011)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar